Ya Allah, Maafkan Aku Lelah Karena Urusan Dunia

Bismillahirrohmanirrohim..

Apa kabar kawan? Sepertinya sekarang sudah memasuki bulan-bulan kesibukan yah, baik yang masih sekolah maupun yang kuliah apalagi yang sudah bekerja, hehe.

Oh ya, ngomong-ngomong soal kesibukan saya yang statusnya masih mahasiswa baru di kampus saat ini sedang merasakan bagaimana tugas-tugas mulai menghiasi hari-hari saya menjadi lebih indah. Tapi dibalik keindahan itu tentu saya juga merasakan lelah seperti yang dirasakan teman-teman saya yang lain dan baru saja semalam saya mendapatkan sebuah pencerahan dari seorang kakak yang katanya,


“Semakin tinggi memang semakin melelahkan tapi tergantung dari sudut mana kamu lihat rasa lelah itu? Setiap orang spesifik dalam memandang. Cari obat lelah itu dan selamat melakukan pencarian penuh makna”

Dan kata-kata tersebut yang membuat saya sekarang mulai mencoba untuk tidak selalu memunculkan kata dan rasa lelah baik dalam otak maupun perasaan terlebih saat saya telah menemukan obat nya. Kembali yang membuat saya tersadar bahwa lelah ini ternyata banyak saya habiskan untuk urusan dunia semata, sementara urusan ruhiyah lagi-lagi di nomor duakan.

Kawan, sadar tidak kalau saat ini kita terlalu sibuk dengan urusan dunia hingga melupakan kewajiban kita yang lebih utama yaitu beribadah. Beribadah bukan hanya melakukan sholat 5 waktu dengan sempurna melainkan amalan-amalan lain yang harus kita kerjakan.

Memang tanggung jawab ini sangat besar terhadap kesibukan dunia, namun bukan kah tanggung jawab kita sebagai hamba yang dengan sempurna diciptakan untuk beribadah kepadaNya lebih besar ?

“Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”. (QS. Jumu’ah :10)

Sangat jelas dalam firman Allah diatas bahwa setelah sholat dilaksanakan kita wajib bertebaran di muka bumi ini tentunya untuk apalagi kalau bukan mencari karunia Allah, jadi Allah pun tidak memerintahkan kita untuk berlomba-lomba kecuali dalam mencari karunia alias ridho Allah semata melalui urusan dunia ini. Tapi lagi-lagi seringkali yang kita lakukan adalah kebalikan nya, sibuk dengan urusan dunia namun tidak berusaha untuk mendapatkan karunia Allah di dalam nya.

Kawan, tulisan singkat ini saya tujukan bukan hanya untuk pembaca namun untuk diri saya sendiri juga sebagai intropeksi diri.

Sedikit ingin saling mengingatkan di sela-sela kesibukan yang ada, mohon maaf jika ada salah kata dan penulisan. Semoga bermanfaat 

Profile photo of Saskia Ratry Arsiwie
Profile photo of Saskia Ratry Arsiwie

Latest posts by Saskia Ratry Arsiwie (see all)


Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar