#ThinkLikeSteve: “Saya Mahasiswa Salah Jurusan!” by @aditriasmara
Uncategorized
July 26, 2015
0

“You cannot connect THE DOTS looking forward; you can only CONNECT them looking BACKWARDS. So you have to TRUST that the dots will somehow connect you in YOUR FUTURE.”
(Steve Jobs)

Ramadhan 6 tahun yang lalu adalah sebuah TITIK AWAL perjalanan baru bagi saya sebagai seorang mahasiswa. Setelah akhirnya mendaftar kesana kemari, akhirnya pilihan jatuh pada program studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Sanata Dharma Jogjakarta. Pilihan yang sebenarnya agak cukup ‘riskan’ bagi saya pribadi karena saya tahu bahwa kualitas prodi PBI (Pendidikan Bahasa Inggris) di Universitas Sanata Dharma sangat baik sedangkan kemampuan bahasa Inggris saya masih sangat pas-pas’an..banget malah..hehe..

Meski saya menjalani semester-semester awal di bangku perkuliahan dengan baik (secara akademis), namun saya sempat merasa seperti menjadi mahasiswa SALAH JURUSAN. Dan saya yakin bukan hanya saya yang merasakannya..hehe.. Bagaimana tidak merasa demikian? Jujur saja bahwa pilihan ini, prodi PBI, adalah pilihan kedua orang tua saya setelah keinginan saya memilih jurusan musik, IT, dan olahraga tidak terlalu ‘direstui’

Saya sempat menghabiskan waktu di kelas-kelas yang saya ikuti berpikir,

“Why am I here? Should I really be in this class?”,
“Why do I take these classes?”,
“Why should I learn this and that and this and that?”
“I don’t want to be a teacher, why do I do this, I do that.. bla bla bla..”

Sampai akhirnya, atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, saya lulus tepat waktu dengan nilai yang cukup memuaskan bagi saya pribadi. Rejeki anak sholeh..hehe..

Sempat galau profesi, akhirnya saya kembali merantau dari Cilacap (Jawa Tengah) ke daerah Bintaro, Tangerang Selatan, untuk menjalani karir disana. Saya menjadi guru bahasa Inggris untuk salah satu sekolah swasta di daerah Bintaro dimana akhirnya keputusan saya untuk merantau ke kota ini menjadi salah satu TITIK PERUBAHAN berikutnya dalam kehidupan saya.

Dalam kurun waktu 1,5 tahun, hingga sejauh ini, Alhamdulillah ada beberapa catatan atau TITIK-TITIK KEHIDUPAN yang bisa saya ceritakan pada keluarga saya di rumah ketika ‘pulang kampung’ sebagai anak rantau.

TITIK-TITIK ini yang kemudian membuat saya teringat pada kutipan dari Steve Jobs, yang saya tuliskan di awal artikel ini, dimana ia menyebutkan bahwa hidup seorang manusia adalah layaknya kita MENGHUBUNGKAN satu TITIK dengan TITIK yang lainnya. Kita tidak bisa menghubungkan titik-titik ini dengan melihat ke depan, namun titik-titik di MASA LALU lah yang akan mengantarkan kita pada MASA DEPAN. Steve bahkan membutuhkan waktu 10 TAHUN untuk merasakan manfaaat kelas Calligraphy yang ia ikuti di kampusnya saat ia mulai mendesain produk pertamanya yang bernama Macintosh. Ya, 10 TAHUN.

Ternyata TITIK-TITIK yang kala itu saya lalui di kampus tanpa mengetahui manfaatnya mengantarkan saya pada kehidupan saya SAAT INI.

Terimakasih banyak saya ucapkan kepada GURU-GURU terbaik yang telah mengukirkan TITIK-TITIK PENTING dalam kehidupan saya di kampus: Bu Ndari, Miss Mitha, Miss Frida, Bu Tri, Miss Carla, Miss Nani, Miss Henny, Miss Pat, Bu Marni, Miss Yuseva, Miss Adhesti, Pak Tangguh, Pak Gun, Pak Chosa, Pak Pras, Pak Barli, Pak Miko, Pak Krisna, dan Bapak Ibu dosen yang lain yang tidak bisa disebutkan satu per satu dalam artikel ini. Rindu sekali rasanya berada di kelas-kelas PBI menimba ilmu yang awalnya saya kira tidak akan memberikan perubahan besar dalam hidup saya, tapi ternyata malah sebaliknya.

  • Mungkin jika tidak menghadiri kelas-kelas seperti Approach Methods and Techniques, Curriculum and Material Development, Language Learning Assessment, Research in English Language Teaching, Psikobel, dan mata kuliah sejenis, saya TIDAK AKAN terpilih sebagai 2014 Best Teacher (berdasarkan polling dari siswa sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan) di tahun pertama saya mengajar di sekolah.
  • Mungkin jika tidak mengambil kelas Language Teaching Media, Instructional Design, English for Specific Purpose, atau Service Program Design, saya TIDAK AKAN memiliki inisiatif untuk menginsiasi 3 program pembelajaran bahasa Inggris ONLINE bernama ONE (Online Nusantara English), Waminar (WhatsApp Seminar) dan juga 7DEM (Seven-Day English Mentoring) yang bisa diakses oleh banyak orang dari berbagai kota di Indonesia.
  • Mungkin jika saya tidak membuat TITIK di kelas-kelas speaking di kampus, saya TIDAK AKAN: (1) Mendapat Juara 1 “SpeakUp Contest” dalam program pelatihan public speaking bertajuk YTA (Young Trainer Academy) batch 2 Jakarta, (2) Dipercaya menjadi salah satu kontributor (blogger) aktif untuk www.TeknikPublicSpeaking.com bersama para ekspert di dunia training dan public speaking, dan (3) Aktif mengisi pelatihan dengan tema bahasa Inggris dan public speaking dalam beberapa kesempatan seperti misalnya di FISIP Uinversitas Indonesia, FEB Mercu Buana Jakarta, dll.
  • Mungkin jika saya enggan masuk ke kelas-kelas literature, saya TIDAK AKAN mampu menulis buku pengembangan diri berjudul “Sekeping Cinta” hasil dari kolaborasi 9 trainer muda, salah satu nya dengan penulis buku best-seller ‘Studentpreneur Guidebook’, Kak Arry Rahmawan.

Sungguh tidak ada sama sekali niat untuk menyombongkan diri. Pencapaian sederhana yang saya dapat ini sungguh tidak ada apa-apa nya dibandingkan dengan ilmu dan nilai kehidupan yang telah ditanamkan melalui proses perkuliahan yang sangat mengasyikkan. Saya hanya kembali ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh dosen PBI, teman-teman kuliah, dan juga pihak universitas pastinya, yan telah menjadi salah satu TITIK-TITIK TERBAIK dalam kehidupan saya.

Artikel ini saya persembahkan untuk dosen-doesn saya tercinta, sahabat-sahabat tersayang selama masa perkuliahan, dan juga pastinya adik-adik yang saat ini masih menimba ilmu di PBI dan merasa menjadi mahasiswa SALAH JURUSAN.

Menuju hari yang fitri ini, saya juga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan kata dan perbuatan saya selama ini 🙂

Ternyata saya tidak pernah SALAH JURUSAN 🙂


Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar