Tamparan Kebaikan
Uncategorized
June 3, 2015
0

“Dalam hidup di dunia ini, what’s your purpose and passion??”

 

Sahabat, ketika ditanyakan kedua hal tersebut kepada diri anda, apa jawabannya? Apakah sudah memiliki jawaban dari jauh hari sebelum pertanyaan itu ditanyakan, ataukah mungkin sama sekali belum pernah memikirkan hal itu?

 

Pertanyaan di atas itu merupakan pertanyaan yang diajukan kepada saya oleh seseorang yang saya anggap sebagai mentor yang sangat berperan dalam hidup saya. Dialah Mas Arry Rahmawan. Usia masih muda, tapi prestasi dan keahlian sangat berbeda dibanding saya. Sedih? Tidak. Karena semua orang sudah memiliki jalan masing-masing, hehe.

 

Ketika itu saya mencurahkan apa yang menjadi masalah yang belum bisa saya pecahkan. Dan saya merasa hidup saya seperti luntang lantung tidak jelas. Rasanya seperti “hidup segan mati tak mau”. Saya disuruh mencari coach oleh seseorang agar hidup saya menjadi lebih terarah. Dan alhamdulillah saya berhasil menemukan orang yang saya rasa bisa mengarahkan saya ke jalurnya.

 

Jujur saya merasa sangat tidak nyaman dengan kondisi saya saat ini, yang mana saya menjalani kehidupan yang bukan “gue banget”, saya yang lebih senang menggunakan kemampuan berkomunikasi tapi harus dipaksa melakukan aktivitas yang lebih dominan menggunakan kemampuan berpikir, logika.

 

Saya mencurahkan isi hati, unek-unek seputar kehidupan saya, lantas ketika diberikan pertanyaan seperti itu saya bingung. Saya tidak mengetahui jawabannya. Tahu, tapi tidak jelas maksudnya. Apakah jawaban yang saya berikan itu benar-benar jawaban yang hanya klise saja, ataukan benar-benar bisa saya wujudkan.

 

Bahkan ketika saya memberikan jawaban saya, saya terkesan panik dan tidak jelas arahnya kemana. Saya merasa malu ketika itu. Malu karena apa yang saya utarakan sangat aneh.

 

Memang saya bekerja di tempat yang bukan gue banget. Nyaman? Tidak. Senang? Tidak juga. Tapi kemudian Mas Arry memberikan masukan yang sangat mengena menusuk hati ini kepada saya setelah sebelumnya saya memberikan jawaban tentang purpose dan passion.

“Coba kamu cari kaitan dengan apa yang bisa dilakukan di tempat kerjamu saat ini, saranku kamu coba jalani dulu sambil cari kesamaan antara kerja dengan passion & purposemu”.

Merasa tertampar? Iya. Ternyata saya selama ini masih merasakan ketidakikhlasan dalam bekerja di tempat saya sekarang ini. Dan bahkan, saya mungkin termasuk orang yang tidak tahu cara bersyukur kepada nikmat yang Allah berikan.

 

Sahabat, ternyata saya selama ini salah. Saya masih sering untuk melihat ke atas, bukan ke bawah. Masih banyak orang di luar sana yang membutuhkan pekerjaan. Sementara ketika saya sudah mendapat pekerjaan tapi tidak bersyukur.

 

Dan parahnya, ternyata saya selama ini tahu passion saya apa, tapi tidak tahu apa tujuan hidup saya. Saya merasakan hidup seperti mengalir saja. Padahal itu salah. Coba bayangkan, ketika kita membayangkan hidup kita ini seperti air yang mana semuanya akan bermuara ke laut, tapi apakah air dari WC akan bermuara ke laut? Tidak

 

Ketika kita membiarkan hidup kita mengalir saja seperti air, tanpa jelas apa yang ingin kita capai, sesungguhnya kita dalam masalah besar. Akan ada kebimbangan ingin melakukan apa. Jadinya diri kita ini akan menjadi seperti PALUGADA, atau Apa Elu Mau Gue Ada.

 

Bagi saya, apa yang dilakukan oleh Mas Arry merupakan tamparan bagi saya pribadi. Saya yang selama ini membiarkan kehidupan saya sendiri tidak jelas arahnya, akhirnya disadarkan dengan perkataannya. Tapi saya bersyukur, karena tamparan itu bisa membuat jalan hidup saya menjadi lebih jelas walaupun masih dalam tahap awal.

 

Sejujurnya, saya malu ketika saya harus memberitahukan ini kepada sahabat semua. Tapi saya tidak malu untuk berbagi apa yang saya dapatkan ketika itu baik menurut saya.

Mari sama-sama mulai hari ini, khususnya bagi yang belum memiliki tujuan hidup, tentukan tujuan hidup ini ingin seperti apa. Karena kehidupan ini haruslah didesain agar tidak berantakan. Agar sesuai dengan alurnya, dan kita pun menjadi paham harus bergerak seperti apa.

Profile photo of Radityo Fajar Priambodo
Profile photo of Radityo Fajar Priambodo

Latest posts by Radityo Fajar Priambodo (see all)


Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar