Seni Kematian
Uncategorized
December 23, 2014
0

Sebelum kau tidur dan meninggalkan urusan duniamu
cobalah sejenak pejamkan mata
namun bukan utk tertidur, melainkan utk mencoba merenungi fasilitas hidup yg kau dapatkan tadi pagi, siang, senja, hingga masa malammu kini
fasilitas dari Allah SWT, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

apa yg sudah kau lakukan dgn semua fasilitasNya?

Berpikirlah! Bagaimana bila semua kenikmatan fasilitas itu di tarikNya dari tubuh hinamu
atau, sebesar apa hutangmu apabila oksigen tdk akan kau dapatkan kecuali kau harus membelinya?

Rasakanlah! Rasakanlah nada denyut jantungmu
rasakanlah! Rasakanlah nada denyut nadimu

tanyakan pada dirimu yg orng lain tdk bisa menjawabnya
bagaimana nasibmu bila nada itu tiba tiba berhenti tak kau sadari
nada itu sunyi, sepi, tak ada getaran dan perlahan nada itu berubah menjadi derap derap kematian, genderang kematian

kematian, suatu episode perjalanan manusia yg sering kali terlupakan

ketika nyawa dicabut dari ujung kaki terus naik hingga ujung kepala, dan tak ada yg dapat mengentikannya walau pasukan perang terkuat sekalipun
bagaimana sakitnya?
Bagaimana perihnya?

Tiba tiba ruhmu hilang dari dunia dan TAK ADA SEORANGPUN YANG MAU TIDUR DENGAN JASADMU

sendiri, bertemankan binatang tangah yg mendapatkan makanan lezat, MAYATMU!

tak ada kemewahan dunia
tak ada keindahan rupa
tak ada apapun selain amal yg akan menemanimu
itupun, amal yg akan menemanimu dengan keramahan atau amal yg ajan menemanimu dengan kebencian yg teramat kepada dirimu

renungkanlah, tak ada yg tahu di bumi mana kau akan mati

baik – buruk
husnul khotimah – su`ul khotimah
nikmat – azab
surga – neraka

kematian adalah seni… bagaimana kau akan membuat seni kematianmu?
Semoga saja syahid di jalanNYA. Aamiin

Profile photo of Albarra Eresmair
Profile photo of Albarra Eresmair

Latest posts by Albarra Eresmair (see all)


Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar