Nikmati Ketidaknikmatan
Uncategorized
June 21, 2015
0

Menjalani kehidupan yang “Gue Banget” memang sangat menyenangkan, karena kita dapat benar-benar melakukan hal yang kita senangi dan kita pun dapat melakukannya, bahkan menjadi seorang ahli. Lantas bagaimana ketika hidup yang kita jalani tidak sesuai dengan kemampuan kita dan kita tidak mencintai sama sekali dalam menjalaninya??

Sesungguhnya itulah yang saya rasakan saat ini. Saya menjalani kehidupan yang bukan “Gue Banget” bahkan semenjak saya SMA. Rasanya? Sama sekali tidak menyenangkan. Selalu dan selali mengutuk diri ini, kenapa saya harus melakukannya dan saya seperti orang yang tidak bisa menerima hal itu.

Saya hanyalah seperti seekor kerbau yang dicolok hidungnya dan mengikuti perintah tuannya. Setidaknya hal itu saya rasakan sampai akhirnya diri ini tersadarkan bahwa hidup tidak bisa terus-menerus mengutuk mengenai segala hal yang terjadi.

Mencoba sesuatu yang sangat berlawanan dengan apa yang dijalani menjadi salah satu cara untuk mencoba mencari kehidupan yang benar-benar “gue Banget”. Apakah saya yakin ketika melakukannya? Awalnya tidak sama sekali, namun jika diri ini tidak yakin maka saya berpikir bahwa saya tidak akan pernah menemukan jawabannya.

Ketika menjalani segala sesuatu yang harus berhubungan dengan sesama manusia secara lagsung, bagi saya sangatlah menyenangkan. Berbeda ketika harus berhubungan dengan alat-alat laboratorium, saya seperti ingin teriak dan menangis. Itulah saya.

“Bagaimana ketika apapun yang kita lakukan saat ini sangat berbeda jauh dari minat dan kesukaan kita?”

Setidaknya itulah yang saya tanyakan kepada banyak orang, termasuk guru saya sendiri. Dan banyak jawaban yang saya dapatkan dari mereka yang membuka hati dan pikiran ini. Bodohnya saya adalah sebenarnya saya mengetahui jawabannya, tapi malas sekali untuk berpikir. Bodohnyaaa . . .

Pilihan harusnya diambil. Terlebih lagi jika apa yang kita lakukan saat ini bukanlah pilihan kita, melainkan orangtua. Sebagai seorang anak, bolehlah kita mengkomunikasikan dengan mereka perihal keinginan kita. Namun ketika orangtua tidak menghendakinya, jalan satu-satunya adalah IKUTI.

Yang berbahaya yaitu kita mengikutinya, hanya saja umpatan ketidaksenangan selalu kita lakukan. Padahal, umpatan apapun yang kita lakukan akan menjadi doa. Doa baik atau buruk, tergantung umpatan yang kita lakukan.

“Lalu, bagaimana agar kita bisa menikmati hal yang tidak kita senangi?”

Jawaban awal adalah BERSYUKUR. Keren ya? Hehe. Tapi ini benar, karena banyak orang di luar sana tidak seberuntung dan sebaik yang kita dapatkan. Apakah pantas ketika kita mendapat sesuatu yang belum tentu banyak orang dapatkan tapi kita mengeluh dan mengeluh saja?

Setelah bersyukur, selanjutnya yang harus atau bisa kita lakukan yaitu NIKMATI. Agak gila memang ketika kita diharuskan melanjutkan kehidupan di tempat yang tidak kita nikmati, namun disuruh untuk menikmati. Heeeey, setidaknya itulah yang sata lakukan. Karena ketika kita menikmati maka segalanya akan menjadi mudah. Ingat, hanya terasa. Tapi sangat bagus kalau kita benar-benar menikmatinya.

Yang terakhir menurut saya yaitu lakukan hal-hal di luar rutinitas kita yang menunjang kecintaan kita. Contoh, bekerja di bidang migas dan penelitian yang harus bermain dengan alat laboratorium, sementara hati ini enjoy dengan interaksi sosial yang mana bisa membuat orang banyak lebih memiliki semangat dalam hidup, lakukanlah kedua hal tersebut. Tentunya di jam yang tidak mengganggu jam utama.

Bukanlah bermaksud untuk mengajak sahabat untuk mencoba banyak hal dalam satu waktu, namun setidaknya hal itulah yang saya lakukan dan membuat diri ini menjadi lebih tenang dan aktivitas yang sebenarnya tidak kita senangi pelan-pelan tidak akan terasa.

Ketiga hal di atas merupakan sedikit pengalaman yang saya rasakan. Nikmat atau tidak? Silakan mencobanya.

Menikmati ketidaknikmatan? Siapa takut 🙂

Profile photo of Radityo Fajar Priambodo
Profile photo of Radityo Fajar Priambodo

Latest posts by Radityo Fajar Priambodo (see all)


Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar