Libatkan Allah disetiap langkahmu
Uncategorized
July 7, 2015
0

“Perjuangan itu diibaratkan seperti sebuah perjalanan, tidak ada yang mulus lurus begitu saja” (FUA)

Assalamualaikum Sahabat CerdasMulia

Bagaimana kabarnya? Bagaimana puasanya? Lancar?
Febby berharap dalam keadaan nikmat sehat dan nikmat iman ya sob! 🙂

Sudah lama rasanya tidak berbagi cerita dan menuliskan kata demi kata penuh makna untuk kalian para pembaca setia tulisan sederhana saya.

Izinkan saya berbagi pengalaman, pembelajaran serta cerita yang telah saya rasakan dan saya alami.

Langsung aja ya hehehe

Tahun 2015, merupakan tahun yang gue banget. Wah emang ada apa sih Feb ditahun ini?
Menurut gue tahun ini menjadi tahun paling spesial, hem tidak menutup kemungkinan tahun-tahun sebelumnya dan kedepannya tidak spesial ya. Tapi saya mau menceritakan kespesialan ditahun ini untuk hidup saya.

Berawal dari bulan Januari, bulan kelahiran saya dimana usia saya bertambah menjadi 21 tahun *duh tua banget ya*…

Kemudian masuk dibulan Februari – Maret dimana saya melaksanakan Job Trainning, ini merupakan syarat kelulusan yang harus saya lalui. Saya waktu itu magang di PT Jasa Marga (Persero) Tbk. First time, first experience di dalam hidup saya. Awalnya deg-degan dong pasti, tetapi Alhamdulillah 2 bulan bisa saya lalui apalagi saya bertemu dengan lingkungan kerja yang sangat asyik. Mendapatkan pembimbing perusahaan yang tidak kalah asyik.

Setelah selesai magang, tentunya saya harus menyelesaikan laporan praktik kerja lapangan saya untuk perusahaan. Kemudian saya juga sambil menyusun tugas akhir saya yang selalu direvisi dospem (dosen pembimbing).

Namun hal ini tidak menyurutkan semangat saya. Hal yang lebih nekat lagi, ketika saya sedang menyusun tugas akhir saya juga menyusun naskah buku. Saya sangat berharap naskah buku tersebut dapat terbit sebelum saya wisuda ya minimal tahun ini harus terbit. Menjadi banyak pertanyaan orang-orang disekitar saya “Feb, lo gila kali ya. Itu gak keteteran? Nulis naskah sambil nyusun tugas akhir?”. Saya cuma menjawab “Gue suka tantangan, selagi ada kemauan akan selalu ada jalan. Allah yang akan membantu gue menyelesaikan dan mewujudkannya satu persatu. Keep calm sob!”

Naskah buku saya selesai dalam waktu 30 hari, tugas akhir saya diacc oleh pembimbing 1 dan kemudian saya bisa melanjutkan ke pembimbing 2. Hanya dengan waktu satu minggu saya bisa diacc oleh pembimbing 2. Apakah ini kebetulan? Apakah ini keajaiban?

Lalu… saya bisa mendaftar sidang 1 gelombang 1, apakah ini paksaan? Tentu saja jawaban saya adalah “Ini kehendak Allah, ini jawaban dari Doa-doa yang telah dipanjatkan”…Kalian tidak percaya? Menurut logika semua yang saya lalui itu penuh tantangan, revisi terus ditambah target naskah saya harus selesai jika memang saya ingin terbit sebelum saya wisuda, ditambah lagi keinginan kuat saya yang menginginkan sidang 1 gelombang 1 sebelum lebaran. Tetapi hasilnya? SEMUA bisa saya selesaikan, walaupun diawal saya sempat berpikir tidak mungkin, saya sempat takut semuanya menjadi berantakan. Tetapi pikiran itu salah, justru ALLAH sangat membantu saya dalam menyelesaikannya satu persatu tanpa sedikitpun cela.

THE POWER OF DOA

Hal ini merupakan salah satu yang paling utama saya lakukan, karena saya sangat percaya dengan kekuatan Doa. Ia akan menolong kita ketika kita memohon dengan kesungguhan. Tidak percayakah engkau dengan kuasa-Nya?

Sidang pun tiba 07/07/15…
Ini menjadi hari paling terdeg-degan, bagaimana tidak kuliah 3 tahun hanya ditentukan dengan kelulusan 1 jam di sebuah ruangan dengan 3 penguji sidang. Huft sungguh tidak bisa dibayangkan. Lagi dan lagi saya menggunakan THE POWER OF DOA…Tidak ada hentinya saya berDoa, meminta orang-orang disekitar saya membantu Doa untuk saya terutama Doa orang tua saya.

Jrengjreng…. ALHAMDULILLAH saya dinyatakan LULUS, resmi sudahlah saya menyandang gelar A.Md 🙂

IMG-20150707-WA0048

IMG_20150707_174629

Apa yang bisa kita ambil (hikmah) dari kejadian yang saya alami?

“Jangan pernah takut untuk mencoba sebuah tantangan baru, jangan pernah takut untuk menciptakan sebuah karya. Karena semua yang tidak mungkin akan menjadi mungkin jika Allah sudah berkehendak. Jangan pernah takut diri kita tidak bisa, karena sebenarnya yang membuat diri kita tidak bisa itu bukan karena takdir tetapi tidak ada kemauaan dari diri kita untuk mencoba dan berubah menjadi lebih baik. Apapun situasi yang sedang kamu rasakan, alami, jangan pernah lupa untuk selalu sertakan Allah disetiap langkahmu. Agar semua urusanmu dipermudah oleh-Nya. Karena saya sudah membuktikannya. Allah membantu saya menyelesaikan semuanya satu persatu tanpa sedikitpun cela dan terselesaikan sesuai dengan target yang saya harapkan. Intinya jangan berhenti berDoa!”

Mohon Doanya semoga buku saya cepat terbit. Terimakasih dan Semoga tulisan sederhana ini dapat bermanfaat untuk kita semua sebagai bahan pengingat. Gluck for your activity and your dreams.

Mau sharing? Berbagi cerita?
Bersama “Febby Ulvia Agustine”
Bisa dihubungi via:
Whatsapp: 085779155630
BBM: 571CABAF
Twitter: @biyfebby


Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar