“4 Pembelajaran dari Stand-Up Comedian” by @aditriasmara
Uncategorized
August 10, 2015
1

“Tuntutlah ilmu hingga ke negeri China.” Itulah sebuah petuah lama yang hingga saat ini masih saya gunakan sebagai ‘bahan bakar’ untuk terus belajar.

Saya yakin Anda pasti juga akan sependapat dengan saya bahwa untuk menjadi seorang expert atau pakar dalam satu hal, kita harus membuka diri terhadap setiap ilmu bermanfaat yang pada kenyataannya bisa datang dari siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Benar demikian?

Begitu pula dengan saya yang terus mencari ilmu mengenai dunia public speaking. Tidak hanya buku-buku, artikel, infografis, atau video-video dari para pakar public speaking yang saya lahap, saya pun juga kerap bertukar pandangan dengan sahabat-sahabat  saya mengenai dunia public speaking.

Diskusi terakhir saya dengan salah seorang sahabat sangatlah menarik, yaitu: pembelajaran berharga tentang public speaking yang bisa kita dapatkan dari para Comic, atau Stand-Up Comedian. Wait, seorang Comic? Yakin? Ya! Salah satu hobi kami berdua adalah menonton show stand up comedy, seperti misalnya show bang Pandji Pragiiwaksono atau koh Ernest Prakasa, dua dari beberapa pelopor stand-up comedy di Indonesia.

Dari hasil diskusi tersebut, kami berdua mencatat beberapa hal menarik tentang pembelajaran public speaking dari para stand-up comedian, diantaranya: 

  1. Pembukaan Memukau

    Hanya membutuhkan beberapa detik bagi Pandji untuk menghadirkan tawa penonton dalam show Mesakke Bangsaku-nya. Hal ini membuat para audiens mau menyimak beat-beat lanjutan yang disampaikan oleh comic yang juga merupakan penggila music hip-hop ini. Sama hal nya dengan public speaker manapun di dunia, pembukaan yang memukau adalah salah satu kunci penting dalam meraih atensi atau perhatian penonton. Bahkan saya belajar dari kak @ArryRahmawan, mas @dhikamalawa, dan mas @andradonatta di YoungTrainerAcademy.com bahwa 5 menit pertama kita sebagai seorang public speaker akan menjadi penentuan apakah audiens akan menyimak kita sepanjang penyampaian materi atau tidak.

  1. Fokus yang Terjaga

    Bayangkan jika seorang comic tidak fokus hingga akhirnya ia lupa materi. Apa yang terjadi? Ya, benar sekali! Akan ada ‘krik-krik’ moment yang mungkin sangat tidak diharapkan oleh seorang comic. Saya dan sahabat saya mengamati bahwa kadang meskipun dalam sebuah show stan up comedy, ada beberapa penonton yang dalam tanda kutip ‘mengganggu’, namun para comic tersebut tetap fokus pada materi yang akan ia bahwakan.  Menjaga fokus sangatlah penting untuk setriap public speaker, baik itu MC, trainer, motivator, atau siapapun itu.

  1. Emosi yang Tersampaikan

    Show HAPPINEST nya kokoh Ernest Prakasa adalah salah satu favorit saya. Dalam penampilannya di panggung show tersebut, ada salah satu beat yang menggambarkan betapa aneh perasaan dia ketika harus melepas pakaiannya di sebuah pemandian air hangat di Jepang. Sebagai penonton, saya dapat memahami bagaimana perasaan aneh kokoh kala itu. Bagaimana saya dapat memahami nya? Ya, jelas karena keberhasilan koh Ernest meluapkan perasaannya melalui gaya bicara dan juga ekspresi wajah yang merefleksikan emosi di dalam hatinya. Seorang public speaker diharapkan juga mampu mentransfer perasaannya ke audiens sehingga koneksi antara public speaker dan audiens terbangun.

  1. Ketepatan Olah Suara

    Layaknya profesi lain yang mengandalkan suara, profesi Comic serta public speaker lainnya juga secara tidak langsung dituntut untuk memiliki ketepatan olah suara yang baik. Pandji dan Ernest, dalam setiap show nya, menggunakan ragam bahasa yang mudah dipahami yang dibalut dengan olah suara yang tepat. Bagaimana olah suara yang tepat itu? Ya, penggunaan intonasi, jeda, penekanan, dan juga volume yang tepat saat berbicara akan memudahkan tersampaikannya pesan utama yang ingin dilontarkan. Latihan vocal, senam mulut, dan juga silat lidah adalah  beberapa  hal yang bisa dilakukan untuk memiliki ketepatan olah suara.

So, itulah 4 hal yang kita bisa pelajari, sebagai seorang public speaker, dari Comic atau Stand-Up Comedian. Pada dasarnya, keempat hal yang sudah saya jabarkaan diatas adalah empat hal yang fundamental untuk saya dan juga Anda yang ingin mengasah kemampuan public speaking nya. Anyway, untuk artikel-artikel lain mengenai duniia public speaking, visit TeknikPublicSpeaking.com yaa!

Sampai jumpa di tulisan saya berikutnya! Salam CerdasMulia!


  1. kece banget kak dimaaas….

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar